Senin, 11 Mei 2009

MENGATASI ANAK YANG PEMALU

Seorang anak yang pemalu biasanya disebabkan karena ia merasa tidak aman atau karena takut tidak diterima oleh teman-temannya. Oleh karena itu untuk mengatasinya guru perlu memberikan rasa nyaman dan aman agar anak yang pemalu ini tidak takut dan merasa diterima dan dikasihi. Mengajak anak-anak lain untuk ikut menciptakan suasana yang akrab dan bersahabar di dalam kelas akan lebih bijaksana daripada hanya guru sendiri yang mengusahakannya.
Beberapa tips yang perlu guru ketahui:
Jangan mendorong anak yang pemalu untuk berbicara di kelompok yang besar. Anak yang pemalu lebih suka berbicara dan mengungkapkan pendapatnya di kelompok yang lebih kecil dimana setiap anak merasa lebih bebas untuk berpartisipasi. Setelah dia terbiasa berbicara di kelompok yang kecil, kemungkinan dia akan lebih berani untuk mencoba berbicara di kelompok yang lebih besar.
Jika anak yang pemalu ini sudah mau berbicara di depan teman-temannya hindarkan untuk memberi kritikan-kritikan di depan anak-anak yang lain. Sebaliknya berikan pujian dan penghargaan serta semangat agar dia mau mencobanya lagi lain kali.
Jika memberi pertanyaan kepada anak-anak pemalu di depan kelas, usahakan agar pertanyaan yang diberikan bukan pertanyaan yang membutuhkan jawaban yang panjang, karena dia akan memilih tidak menjawab.
Anak yang pemalu kadang-kadang tidak suka menjadi perhatian umum, oleh karena itu hindarkan untuk memanggil namanya berkali-kali dengan keras di depan anak-anak yang lain. Juga jangan memberikan perhatian yang berlebihan karena ia akan merasa lebih malu lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar